Panduan Lengkap Tata Cara Shalat Berjamaah yang Perlu diperhatikan -Marzep Design

Panduan Lengkap Tata Cara Shalat Berjamaah yang Perlu diperhatikan

Panduan Lengkap Tata Cara Shalat Berjamaah yang perlu diperhatikan
Panduan Lengkap Tata Cara Shalat Berjamaah - Shalat berjamaah sudah kewajiban kita sebagai umat muslim. Shalat wajib atau fardhu terdiri dari lima waktu ( Subuh, Zhuhur, Ashar, Magrib dan Isya ) yang sangat di anjurkan untuk sholat berjamaah.

Sholat berjamaaha pasti ada tata caranya yang baik dan benar. Bukan hanya tata cara sholat berjamaah di majid untuk pria saja namun tata cara shalat berjamhaan 2 orang, tata cara shalat berjamaah suami istri, tata cara shalat berjamaah terlembat. Yang saya sebutkan barusan yang harus kita ketahui bagi umat islam. Disini saya akan menjelaskan tata cara tata cara shalat berjamaah tersebut.

Baca Juga:

Tata Cara Shalat Berjamaah

Tata Cara Shalat Berjamaah
Tata cara shalat berjamaah pasti juga ada adab yang baik untuk melaksanakan shalat berjamaah di masjid, jadi saya akan sedikit jelasakan adab shalat berjamaah yang baik namun bukan disini selahkan klik link dibawah.

Baca juga “Adab Shalat Berjamaah di masjid”

Tata Cara Shalat Berjamaah


Niat
Niat adalah pintu masuk ibadah. Salah niat bisa merusak dan berdampak pada ketidaksahan ibadah. Sebab itu, bagi imam dianjurkan berniat untuk menjadi imam shalat berjamaah, sementara makmum diharuskan berniat mengikuti imam.

Makmum Berdiri di Belakang Imam
Posisi makmum saat shalat berjamaah harus berada di belakang imam. Minimal tumit makmum tidak boleh mendahului tumit imam. Kalau posisi makmum di depan imam, maka shalat berjamaahnya tidak sah.

Meluruskan Shof dalam Sholat Berjamaah
Meluruskan Shof dalam sholat berjamaah sangat penting di lakukan karena sudah di terangkan dalam islam. Meluruskan shof dalam sholat berjamaah termasuk dari bagian kesempuraan shalat.
Mengikuti Gerakan Imam
Karena shalat berjamaah dipimpin imam, maka makmum wajib mengikuti seluruh gerakan imam. Shalat berjamaah bisa jadi batal kalau makmum tidak mengikuti gerakan imam. Jadi kalau imam sujud, makmum harus ikut sujud. Begitu seterusnya.

Larangan Mendahului Imam
Dari Abu Hurairoh r.a. bahwa Rasulullah bersabda : “Sungguh bahwa imam itu di angkat untuk diikuti, oleh karena itu apabila ia bertakbir maka bertakbirlah kamu dan janganlah kamu bertakbir hingga ia bertakbir dan apabila ia telah ruaku’ maka rukuklah kamu dan janganlah kamu rukuk hingga ia rukuk. Dan apabila ia telah bersujud maka bersujudlah kamu dan janganlah kamu bersujud hingga ia sujud”.(H.R. Ahmad dan Abu Dawud).

Memperhatikan bacaan imam &  wajibnya membaca fatihah bagi makmum
Perhatikan setiap bacaan imam dan kita sebagai makmum wajib membaca fatihah. Dari Anas r.a. bahwa Nabi SAW bersabda : “Ratakanlah shofmu karena meratakan shof itu termasuk dari sebagian kesempurnaan shalat”.(H.R.Bukhaori Muslim).

Membaca Amien dengan Suara Keras
Dari Abu Hurairah berkata: bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : “Apabila imam telah membaca Ghairil maghdlu bi’alaihim waladl dlallin maka bacalah A-mi-, karena sesungguhnya malaikat membaca A-mi-n bersama-sama dengan imam membaca A-mi-n. Barang siapa membaca A-mi-n bersmaan dengan bacaan para malaikat niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalau.(HR Ahmad dan Nasa’I)

Makmum yang masbuq dan mendapati imam sudah mulai mengerjakan shalat, maka bertakbir dan langsung mengikuti gerakan imam.
Dari Abu Hurairah berkata: Bahwa Rasulullah SAW bersabda “Apabila kamu datang untuk shalat (jamaah) padahal kita sedang sujud, maka sujudlsh dan kamu jangan menghitungnya satu raka’at.Dan barang siapa menjumpai rukuknya imam berarti dia menjumpai shalat (mendapati satu raka’at sempurna)”. (HR Abudawud, Hakim dan Ibnu Khuzaimah)

Rukuknya Makmum yang Masbuk Bersama Imam dihitung satu Rakaat
Bahwa Rasulullah bersabda: Barang siapa yang menjumpai rukuk dari shalat sebelum imam berdiri tegak dari rukuknya maka berarti dia telah mendapati satu rakaat yang sempuna. (HR Daruqutni dan dishohihkan oleh Ibnu Hibban)

Imam menghadap kearah makmum sesudah selesainya shalat
Dari Samurah ra berkata :” adalah Rasulullah SAW apabila telah selesai mengerjakan shalat beliau menghadapkan mukanya kepada kita”. (HR Bukhari)

Dari Bara’ bin Azib berkata: ” apabila kita shalat dibelakang Rasulullah SAW kita senang berada di sebelah kanan beliau, supaya setalah selesai beliau menghadapkan mukanya kepada kita”. (HR Muslim dan Abu Dawud)

Membuat sutrah dan larangan melewati didepan orang shalat
Dari Ibnu Umar ra. Bahwasanya Rasulullah saw apabila keluar pada hari raya beliau meminta lembing, kemudian dipancangkan didepannya dan lalu shalat menghadap kearahnya sedang orang banyak shalat dibelakangnya. Beliau kerjakan yang demikian itu juga pada waktu bepergian. Berdasarkan pekerjaan Nabi tersebut maka kepala negarapun menjalankan yang demikian itu. (HR. Muslim)

Dari Abu Juhaim berkata: bahwa Rasulullah saw bersabda: “andaikata orang yang lewat di depan orang yana shalat itu mengerti besarnya dosa yang dipikulkan kepadanya, niscaya akan lebih baik dia menunggu selama empat puluh dari pada lewat di depan orang yang shalat, yaitu empat puluh hari, empat puluh bulan atau empat puluh tahun”. (HR. Jama’ah)

Itulah tata Cara Shalat Berjamaah Mohon Maaf yang sebesar besarnya saya tidak jadi menjelaskan tata cara shalar berjamaah 2 orang, tata cara shalat berjamaah orang terlambat, tata cara shalat berjamaah suami istri, karena jika di bawah dalam satu artikel ini akan terlalu panjangan sehinggak mungkin anda lelah membacanya. Silahkan baca tata cara shalat berjamaah lainya di link artikel di bawah ini.

Baca Juga:

“Tata Cara Shalat Berjamaah Suami Istri”
“Tata Cara Shalat Berjamaah 2 Orang”
“Tata Cara Shalat Berjamaah terlambat”

“Tata Cara Shalat Orang Sedang sakit”

0 Response to "Panduan Lengkap Tata Cara Shalat Berjamaah yang Perlu diperhatikan"

Post a Comment

Note :
- Di larang pasang link aktif di kolom komentar
- Komentar akan disetujui jika tidak mengandung promosi
- Komentar boleh menggunakan bahasa banjarmasin
- Dilarang komentar yang berisi pornografi
- Jangan harap komentar yang berisi link aktif akan disetujui

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel