Tutorial Cara Setting PPPoE Client di Router Mikrotik

MarzepTutorial Cara Konfigurasi PPPoE Client di Router Mikrotik - Sebelumnya saya akan jelaskan sedikit tentang Apa Itu PPPoE? PPPoE adalah sebuah protocol jaringan untuk melakukan enkapsulasi frame Point-to-Point Protocol (PPP) di dalam paket Ethernet. PPPoE biasanya diterapkan oleh penyedia layanan internet (ISP) sebagai pengganti alamat IP static maupun IP dynamic yang diberikan kepada client. Selengkapnya silahkan baca Apa Itu PPPoE?
Tutorial Cara Setting PPPoE Client di Router Mikrotik

Cara Setting PPPoE Client Pada Router Mikrotik

Untuk mengkonfigurasi pppoe client di router mikrotik, kita bisa melakukannya menggunakan winbox, silahkan login ke router mikrotik, kemudian klik menu Interface → lalu klik tombol Add (+) untuk menambahkan interface pppoe client.

Kemudian akan muncul jendela New Interface seperti gambar di bawah ini, pada jendela ini kita akan melakukan konfigurasi pada tab General dan Dial Out.

Tab General :
  • Name : pppoe-out1 (bisa diganti sesuai keinginan)
  • Interface : ether1 (arahkan ke interface yang WAN)
Tab Dial Out :
  • User : isi dengan username pppoe yang diberikan oleh ISP
  • Password : isi dengan password pppoe yang diberikan oleh ISP
  • Use Peer DNS : centang agar router dapat DNS secara otomatis
  • Add Default Route : centang agar router dapat default gateway otomatis
Jangan lupa tekan tombol OK dan Apply jika sudah selesai.

Kemudian pada menu Interfaces akan muncul interface baru yaitu pppoe-out1 dengan flag (R) yang berarti running. Contohnya bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini.

Jika konfigurasi dial-up pppoe client sudah betul, maka router kita akan mendapatkan alamat IP, default gateway dan juga DNS secara otomatis tanpa harus dikonfigurasi lagi secara manual.

Untuk memastikan router sudah terkoneksi ke internet atau belum? cobalah test koneksi dengan cara melakukan ping ke salah satu situs / website dari New Terminal, apabila output yang dihasilkan dari perintah ping yang kamu jalankan menunjukkan reply, berarti router sudah berhasil terkoneksi ke internet.

Sekarang router mikrotik sudah berhasil terkoneksi ke jaringan internet, langkah berikutnya yaitu kamu harus menambahkan alamat IP, NAT, dan DHCP Server untuk menghubungkan jaringan lokal ke internet.

Cukup sekian artikel tentang Tutorial Cara Setting PPPoE Client di Router Mikrotik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi banyak orang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel